Pemahaman Materi Opini Publik dan Contoh Kasus
MATERI 1 : DEFENISI OPINI PUBLIK
Menurut saya opini publik yaitu suatu pemikiran dari orang-orang tentang suatu permasalahan yang sedang terjadi di sekitarnya dan sedang mencari solusi dari permasalahan teersebut.
Cara-cara untuk mengukur opini publik bisa dengan cara pooling, attitude scales, wawancara, dan tulisan tulisan.
Contoh mengukur opini publik : Atlet bulutangkis yang dipulangkan dari All England, banyak komentar beragam pada situs kompas.com, ada komentar yang mendukung indonesia dan ada juga komentar yang menyalahkan indonesia sendiri karena tidak datang dari jauh-jauh hari. Ada sekitar 80% komentar positif dan 20% komentar negatif
MATERI 1 : MEMBANGUN OPINI PUBLIK MELALUI MEDIA SOCIETY
Menurut saya membangun opini melalui media society yaitu sangatlah banyak dipakai oleh masyarakat. Saya ambil contoh para calon pemimpin suatu daerah atau provinsi biasanya menyuruh seseorang atau tim nya untuk menulis hal-hal yang baik tentang dirinya agar dipilih oleh masyarakat. Biasa juga mereka mempengaruhi masyarakat yang berpendidikan rendah untuk memilihnya.
Sasaran opini pemilih loyal dalam pemilu :
1. Berpendidikan rendah
2. Dominasi pedesaan
3. Kurang membaca surat kabar
4. Acara TV yang disukai hiburan
5. Pengaruh tokoh agama
6. Pengaruh keluarga (Kompas, 4 April 2009)
MATERI 2 : DEFENISI, SIKAP, DAN JENIS OPINI PUBLIK.
Menurut saya sikap dan opini itu adalah suatu perbedaan. Opini adalah pemikiran tentang suatu permasalahan yang sedang terjadi dalam masyarakat, sedangkan sikap adalah perilaku tentang suatu permasalahan yang sedang terjadi dalam masyarakat.
Jenis-jenis Opini Publik :
1. Opini individu : Pemikiran seseorang secara perorangan tentang sesuatu yang terjadi di masyarakat.
2. Opini pribadi : Pemikiran asli dari seseorang tentang sesuatu yang terjadi di masyarakat.
3. Opini kelompok : Pemikiran suatu kelompok tentang masalah yang menyangkut banyak orang.
4. Opini mayoritas : Pemikiran terbanyak dari suatu permasalahan yang sedang terjadi.
5. Opini minoritas : Pemikiran yang jumlahnya sedikit dari suatu permasalahan yang sedang terjadi.
6. Opini umum : Pemikiran yang sama dari semua orang tentang permasalahan yang terjadi.
MATERI 3 : PEMBENTUKAN CITRA DALAM OPINI PUBLIK
Menurut saya pembentukan citra dalam opini publik sangatlah berpengaruh untuk perusahaan. Citra yang baik tentu saja akan membangun opini yang baik, sedangkan citra yang buruk akan membangun opini yang buruk pula tentang suatu perusahaan tersebut.
Opini yang positif tentu saja juga akan menambah kepercayaan diri masyarakat tentang perusahaan tersebut. Namun, strategi yang digunakan juga harus baik atau positif. Contohnya menggunakan bahasa yang mudah dipahami, menyesuaikan isi pesan dengan kelompok tertentu, dan tidak memberikan suatu pesan kebohongan atau harus jujur tentang perusahaan kepada masyarakat.
MATERI 4 : TEORI OPINI PUBLIK
1. Agenda setting : teori ini memberikan tekanan pada suatu peristiwa, dan media akan mempengaruhi khalayak agar menganggapnya penting.
2. Framing : teori yang perangkat kepercayaan yang mengoragnisir pandangan politik untuk mengapresiasi realitas.
Contoh Agenda setting :
Berita Gaza pada sisi peperangan yang dianggap penting membuat masyarakat berpikir akan kebenaran yang diberitakan media. Berbagai media memberitakan isu Gaza dari sudut pandang berbeda yang membuat berita Gaza diterima oleh khalayak dan khalayak akan terus mengikuti peristiwa tersebut. Masyarakat menerima pemberitaan yang di agendakan, sehingga mempengaruhi pikiran khalayak tentang apa yang terjadi di Gaza Palestina. Realitas yang ada di Gaza Palestina menjadi booming karena media stasiun televisi termasuk internet juga terus menerus memberitakan serangan Israel terhadap Gaza. Media stasiun televisi maupun media online menganggap penting hal tersebut sehingga media mengagendakan peristiwa serangan di Gaza menjadi penting. Kemudian isu tersebut dinilai publik sebagai isu-isu yang penting dan diikuti terus perkembangannya. Publik menganggap apa yang diberitakan media itu penting dan membuat publik berpikir Gaza harus di support.
Contoh framing dalam bentuk psikologi :
Pemerintah AS merencanakan program untuk pemberantasan wabah penyakit, yang diperkirakan dapat membunuh 600 orang di suatu daerah. Dua program dipersiapkan pemerintah untuk itu. Jika Program A dilakukan, kira-kira 200 orang dapat diselamatkan. Jika Program B dilakukan, ada peluang keberhasilan sekitar ⅓ untuk menyelamatkan 600 orang tersebut, dengan peluang ⅔ dari 600 orang tersebut tidak dapat diselamatkan. Mana program yang kira-kira lebih baik?
Ketika hal ini ditanyakan ke 152 mahasiswa, 72% memilih Program A dan 28% memilih Program B.
Komentar
Posting Komentar